Kandungan Nutrisi Rumput Liar yang Bisa Dikonsumsi Serta Baik untuk Kesehatan

Rumput liar seperti rumput gajah, bisa dimanfaatkan untuk dijadikan pakan ternak yang dicampur dengan bekatul yang sudah di sekam menggunakan mesin giling sekam. Tapi ternyata ada juga lho rumput liar lain yang bisa dikonsumsi, bahkan bernutrisi. Nah, pada artikel kali ini saya akan membahas tentang kandungan nutrisi rumput liar yang bisa dikonsumsi.

 

Kandungan Nutrisi Rumput Liar yang Bisa Dikonsumsi

1. Kelor (Moringa oleifera)

Kelor berkembang baik di wilayah yang cenderung kering disebut- sebut sebagai miracle tree sebab nyaris seluruh bagian tumbuhannya bisa dimanfaatkan untuk banyak khasiat.

Kulit kayu, daun, batang, biji, bunga bahkan bonggolnya dapat dimakan. Daun kelor kaya akan protein, vitamin A yang lebih besar dari wortel, vit B2 lebih tinggi dari pisang,vit C 7 kali lebih banyak dari jeruk, serta mineral.

Kalsium yang terkandung pada daun kelor 2 kali lebih besar dari susu. Tumbuhan ini sangat direkomendasikan untuk ibu berbadan dua serta yang menyusui dan kanak- kanak yang tengah dalam masa perkembangan. Tidak hanya itu, kelor pula dapat jadi tumbuhan obat sebab memiliki senyawa yang dapat mencegah kanker.

2. Krokot (Portulaca oleracea)

Krokot tentu kerap dikira rumput liar pengganggu yang ditemui di bermacam sudut taman ataupun lahan dekat area rumah. Siapa sangka, nyatanya krokot dapat dijadikan selaku bahan pangan yang layak disantap. Tidak hanya itu, yang lebih bagusnya lagi, krokot mempunyai kadungan nutrisi yang lumayan lengkap untuk kesehatan tubuh.

Tidak hanya sebagai tumbuhan bernutrisi tinggi, krokot juga dapat digunakan sebagai obat untuk bermacam penyakit. Karena krokot kaya mineral seperti magnesium, potassium, kalsium dan

asam lemak omega 3. Omega 3 yang terdapat di krokot merupakan yang sangat tinggi dibanding tumbuhan lain. Omega 3 ini penting untuk perkembangan, pertumbuhan serta menghindari penyakit. Tidak cuma itu, krokot pula memiliki antioksidan yang bisa mencegah radikal bebas. Anda bisa menggunakan mesin pencacah rumput agar lebih mudah mengolahnya.

3. Ciplukan (Physalis peruviana)

Ialah tumbuhan perdu liar yang memiliki buah kecil dalam kelopak yang berupa kubah. Di luar, buah ini memiliki bermacam julukan, semacam Aztec Berry, Bladder Berry, Gooseberry- tomato, serta sebagainya. Dikala matang buahnya berwarna oranye berasa manis dikala matang. Buah ciplukan berkalori rendah serta kaya hendak A, C, E, K, B1, B2, serta B3, dan bermacam tipe mineral semacam zat besi serta kalsium.

Namun yang membuatnya disebut sebagai superfood merupakan isi antioksidannya yang besar serta banyak khasiatnya selaku obat. Bagi riset, buah ciplukan dapat dipakai untuk mengobati kanker, diabet, hipertensi, dan melindungi kesehatan ginjal.

4. Dandelion (Taraxacum officinale)

Bagian yang bisa disantap dari tumbuhan dandelion merupakan bunganya yang bercorak kuning serta daunnya. Bunga dandelion mempunyai kandungan vit A, B, C, D, serta K, mineral semacam zat besi, zinc dan potassium. Tidak hanya itu juga kaya akan omega- 3 serta omega- 6. Dandelion dianggap sebagai tumbuhan obat yang efektif untuk tingkatkan tulang, penglihatan, anti inflamasi, menghindari alzheimer serta kanker, serta lain sebagainya. Daun ataupun bunganya dapat dijadikan salad yang lezat ataupun kombinasi teh.

5. Jamblang/Duwet (Syzygium cumini)

Buah duwet berupa kecil memiliki warna gelap keunguan serta memiliki rasa manis asam serta agak sepat. Tumbuhan ini memiliki sebagian nutrisi serta senyawa tertentu untuk menyembuhkan bermacam jenis penyakit. Nutrisi yang terkandung antara lain zat besi, magnesium, folat, Vit C, Vit B6, Karoten dan lain sebagainya.

Selaku tumbuhan kesehatan, duwet memiliki dampak farmakologikal seperti obat. Khasiatnya antara lain dapat menyembuhkan diabet, mensterilkan darah, dan bisa pula untuk menghilangkan bau napas. Tidak cuma buahnya, biji serta kulit batangnya pula efektif lho.

Related Posts